Makalah kaitan obesitas dengan genetik pada anak

Tetapi perlu Anda ketahui bahwa faktor keturunan tidak lantas membuat seseorang memiliki berat berlebih. Anjuran makanan untuk mendapatkan berat badan yang stabil atau turun secara bertahap harus mencukupi kebutuhan semua zat gizi meskipun seringkali anak mempunyai jenis makanan yang disukai atau tak disukai sehingga membatasi variasi makanan yang dapat dikonsumsi.

Hal inilah yang menyebabkan anak kurang melakukan gerak badan sehingga menyebabkan kelebihan berat badan. Persepsi orang tua yang keliru tersebut akan membuat masalah yang besar dan memprihatinkan karena obesitas merupakan keadaan penyebab terjadinya resiko resiko yang berhubungan dengan berbagai macam penyakit pada anak dan remaja dan dapat berlanjut pada masa tua.

I Kesimpulan Semua data disimpan dalam bentuk electronic health records EHRs. Penelitian menapatkan bahwa kelompok anak yang orang tua ikut berpartisipasi, berat badannya turun lebih banyak dan tetap stabil. Untuk mendukung agar fungsi — fungsi tersebut dapat berjalan secara secara optimal, diperlukan keseimbangan energi.

Pada tahunMeksiko menempati urutan kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, untuk obesitas pada anak. Secara klinis obesitas dengan mudah dapat dikenali karena mempunyai tanda dan gejala yang khas, yaitu: Sering ditemukan edema pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan di daerah tungkai dan pergelangan kaki.

Berbagai permasalahan terkait obesitas bisa ditanyakan orang tua tanpa harus pergi ke klinik untuk konsultasi. Obesitas dapat terjadi pada semua golongan umur, tetapi tersering pada bayi, anak umur tahun dan golongan remaja, terutama pada perempuan.

Frekuensi olah raga kali per minggu. Protein berperan penting dalam pertumbuhan dan kekuatan otot. Batasi tingkat konsumsi fast food dan semacamnya. Ciri dari tipe ini adalah besar di seluruh bagian badan.

Aktifitas Fisik dan Olahraga a. Protein mempunyai kapasitas penyimpanan sebagai protein tubuh dalam jumlah terbatas dan metabolisme asam amino di regulasi dengan ketat, sehingga bila intake protein berlebihan dapat dipastikan akan di oksidasi; sedang karbohidrat mempunyai kapasitas penyimpanan dalam bentuk glikogen hanya dalam jumlah kecil.

Anak yang obesitas mengalami penumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuhnya. Modifikasi Perilaku a Monitor diri sendiri, anak dilatih untuk memonitor asupan makan dan aktivitas fisik, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak dan keluarga terhadap gizi dan kegiatan fisik b Stimulus kontrol, bermacam macam kejadian yang memicu keinginan makan atau makan berlebihan, contoh: Makanan seperti itu biasanya tinggi kadar gula dan lemaknya dan ditawarkan dalam ukuran besar yang menggiurkan.

Tipe Ovid umumnya terdapat pada orang-orang yang gemuk secara genetik. Obesitas merupakan keadaan patologis dengan terdapatnya penimbunan lemak yang berlebihan daripada yang diperlukan untuk fungsi tubuh Mayer, dalam Pudjiadi, Adapun penanganan yang dapat dilakukan adalah Pengaturan Diet,Pengaturan kegiatan fisik,Modifikasi kebiasaan makan.

Faktor apa saja yang bisa menyebabkan Obesitas? Tujuan jangka panjang adalah perubahan gaya hidup yang menetap. Tipe Hiperplastik: Lemak yang masuk ke dalam pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan arteri Waspadji dkk.

Dapat pula karena ketidakmampuan untuk melaksanakan suatu tugas atau kegiatan terutama olahraga akibat adanya hambatan pergerakan oleh obesitasnya. Penanggulangan obesitas pada anak lebih sulit dibandingkan obesitas dewasa, karena penyebab obesitas yang multifaktorial dan anak yang masih dalam taraf tumbuh kembang.

Tipe Hipertropik: Konon di Mexico City saja, 70 persen anak dan remaja kelebihan berat badan atau obes.

Keseimbangan energi ini dapat dicapai bila energi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sama dengan energi yang digunakan.Pada bayi dan anak yang obesitas, sekitar 26,5% akan tetap obesitas untuk 2 dekade berikutnya dan 80% remaja yang obesitas akan menjadi dewasa yang obesitas.

Menurut Taitz, 50% remaja yang obesitas sudah mengalami obesitas sejak bayi. Sedang penelitian di Jepang menunjukkan 1/3 dari anak obesitas tumbuh menjadi obesitas dimasa dewasa dan risiko obesitas ini diperkirakan sangat tinggi, dengan.

Riwayat obesitas pada orangtua berhubungan dengan genetik/hereditas anak dalam mengalami obesitas.9 Penelitian Haines et al. kelebihan berat badan pada orangtua memiliki hubungan positif dengan kelebihan berat badan anak Faktor genetik berhubungan dengan pertambahan berat badan, IMT, lingkar pinggang dan aktivitas fisik.

Jika ayah dan/atau ibu menderita overweight (kelebihan. Di Eropa, Inggris menjadi negara nomor satu dalam kasus obesitas pada anak-anak, dengan angka prevalensi 36%.

Disusul oleh Spanyol, dengan prevalensi 27% berdasarkan laporan Tim Obesitas Internasional (Cybermed, ). Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di masyarakat kita dewasa ini.

Obesitas Pada Anak

Di Amerika, obesitas pada anak dikatakan telah meningkat sebesar 3 kali lipat selama 30 tahun terakhir. Sedangkan di Indonesia sendiri masalah ini juga meningkat tajam sebesar 2 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir.

Obesitas pada anak adalah kondisi medis pada anak yang ditandai dengan barat badan di atas rata-rata dari Indeks Massa Tubuhnya (Body Mass Index) yang di atas normal. Indeks Massa Tubuh (IMT) dihitung dengan cara mengalikan berat badan anak kemudian dibagi dengan kuadrat dari besar tinggi anak.

pada masa nathalie-masson.com menurunkan berat badan ke kondisi normal pada masa anak-anak akan lebih sulit. 2) Tipe Hipertropik, kegemukan ini terjadi karena ukuran sel yang lebih besar dibandingkan ukuran sel normal. Kegemukan tipe ini terjadi pada usia dewasa dan upaya untuk menurunkan berat akan lebih mudah bila dibandingkan dengan tipe hiperplastik.

3) Tipe Hiperplastik dan Hipertropik.

Makalah kaitan obesitas dengan genetik pada anak
Rated 3/5 based on 49 review